Your Cart

 #SehatTerusYuk bisa #BayarNanti

Hubungi Kami Sekarang : 021 – 58357113 atau via WhatsApp

5+ nama alat cardio rekomendasi beserta fungsinya

5+ Nama Alat Cardio Rekomendasi Beserta Fungsinya

Fitness merupakan salah satu jenis tubuh yang berguna untuk kesehatan.

Olah tubuh dalam fitness terbagi menjadi beberapa jenis latihan yang memiliki kegunaan masing-masing, yaitu:

  1. Latihan beban (angkat beban)
  2. Latihan kardio (Treadmill, Sepeda Statis)

Latihan beban

Penggunaa beban sebagai alat bantu untuk meningatkan kontraksi otot dapat termasuk dalam latihan beban.

Otot yang menerima beban akan mengalami tekanan hingga mencapai titik kelelahan tertentu.

Golongan

Latihan beban sendiri dapat digolongkan berdasarkan beban yang digunakan seperti:

a.) Beban tubuh

menggunakan tubuh sebagai beban baik secara sebagian maupun beban tubuh secara keseluruhan

b.) Beban beban

Menggunakan pemberat bebas, seperti: barbell ataupun dumbbell

c.) Beban alat

menggunakan alat mekanik ataupun elektronik yang dihubungkan dengan pemberat.

Tujuan penggunaan alat ini umumnya sebagai penyokong yang memudahkan pengguna dalam mengontrol pemberat tersebut.

Golongan Latihan

Latihan beban juga dapat dibedakan berdasarkan otot yang akan dilatih, yaitu

a.) Otot Dada

Secara medis dikenal sebagai otot pectoral.

Jenis latihan beban yang digunakan meliputi push-up, bench press.

b.) Otot punggung

Secara medis dikenal sebagai otot lattismus.

Jenis latihan beban yang digunakan meliupti: pull-up, chin up, bench Row, Deadlift.

c.) Otot perut

Secara medis dikenal sebagai otot abdomen.

Jenis latihan beban yang digunakan meliputi: sit-up, crunch.

Latihan Kardio

latihan kardio

Pada hakekatnya Kardio valkuser berfungsi untuk membangun kekuatan jantung, membakar kalori, dan yang paling penting melancarkan aliran oksigen dalam darah.

Orang yang memiliki jantung yang kuat, akan lebih bugar 90% dibandingkan orang yang memiliki lemah jantung.

Kardio berarti adalah jantung.

Latihan ini lebih untuk meningkatkan detak jantung tanpa penggunaan beban.

Pada umumnya, latihan ini digunakan untuk menurunkan berat badan ataupun sekedar menjaga kesehatan.

Jenis latihan kardio sangat bervariasi mulai dari:

  • Jogging,
  • Renang,
  • Bersepeda,
  • Hingga aerobik.

Yang menjadi perbedaan pada alat-alat kardio tersebut hanyalah berdasarkan pada faktor berikut:

  • Bentuk fisik alat yang dipakai,
  • Tingkat keamanannya yang mumpuni bagi tubuh pengguna, serta
  • Karakter individual yang sanggup menggunakannya.

Perkembangan Teknologi

Namun, seiring perkembangan zaman dan rutinitas yang padat.

Sehingga, pada akhirnya, kita terbatasi waktu dalam melakukan olahraga atau minimal latihan kardio.

Pada zaman yang serba modern semua menjadi gampang.

Kini tempat fitness pun semakin menjamur yang pastinya memfasilitasi membernya untuk latihan kardio.

Bukan hanya itu, jenis dari alat kardio itu pun mulai beragam.

Namun, tetap memiliki fungsi, yaitu adalah membangun kekuatan jantung, membakar kalori, dan yang paling penting melancarkan aliran oksigen dalam darah.

Baca juga: 15+ Nama Alat Fitness dan Fungsinya

Macam-macam Alat Cardio

Ada beberapa jenis alat kardio vaskuler yang banyak dan mudah dijumpai pada tempat-tempat fitnes, seperti:

a.) Treadmill

Keluhan yang Sering Terjadi pada Treadmill Elektrik

Cara kerja alat ini seperti halnya:

  • Jogging,
  • Jalan santai, dan
  • Jalan cepat.

Dalam penggunaannya lebih banyak lower body yang bekerja, namun bisa diberi variasi latihan pada bagian upper body seperti mengayunkan tangan atau dengan memegang barbell.

Pada treadmill bagian yang biasa cedera adalah persendian pada ankle dan lutut.

Karena latihan menggunakan treadmill menghasilkan bounching (lompatan kejutan) pada bagian tersebut.

Bagi orang yang memiliki masalah pada bagian tersebut atau manula.

Disarankan, tidak melakukan olahraga lari terapi, cukup hanya dengan jalan santai atau jalan cepat.

b.) Sepeda Statis (Stationary Bike)

Apa Kelebihan dan Kekurangan Sepeda Statis

Cara kerja hal ini seperti halnya bersepeda.

Dalam penggunaannya lebih banyak lower body yang bekerja.

Pada sepeda statis bagian tubuh yang biasa cedera adalah persendian pada lutut dan punggung.

Kecenderungan berlatih dengan cycle badan kita membungkuk, terlalu lama kita dengan kondisi badan yang sedemikian maka akan mengakibatkan nyeri pada punggung.

Bisa mengena pada tulang belakang atau saraf-saraf vital sekitar tulang ekor dan tulang belakang.

Karena bagian tersebut adalah jembatan yang menghubungkan lower (tubuh bagian bawah, contohnya: otot kaki, otot paha, dan lain-lain) dan upper (tubuh bagia atas, misalnya, seperti: otot lengan, otot triceps, otot biceps) body.

Namun, kini sudah ada inovasi daro sepeda statis dengan memberikan sandaran untuk menghindari cedera tersebut.

Baik digunakan untuk manula dan orang yang memiliki masalah pada pinggang dan tulang belakang.

Sebaiknya, pilih Recumbent Bike khusus untuk hadiah kepada para orang tua kamu di rumah.

c.) Stepper / Climber

Cara kerja alat ini seperti halnya kita mendaki bukit atau menaiki anak tangga.

Dalam penggunaannya,  lebih banyak lower body yang bekerja.

Pada Stepper / climber bgian yang biasa cedera adalah lutut.

Karena gerakan mendaki atau menaiki anak tangga, beban seluruh tubuh baik bagian kanan atau kiri akan ditahan oleh salah satu lutut secara bergantian.

Inilah yang mengakibatkan cedera pada lutut.

Alat ini digunakan dengan mengeluarkan kekuasaan (power) yang besar.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan bagi para manula atau osteoporosis.

d.) Elliptical Machine

Elliptical Machine

Cara kerja alat ini seperti halnya jogging, namun berbeda dengan treadmill.

Pada treadmill, alat mesinnya yang bergerak dan sedangkan kita tinggal berlari.

Akan tetapi, Elliptical Machine justru kita sebagai (pengendali mesin) yang menggerakkan alat tersebut dengan power kita sendiri.

Namun, Elliptical Machine bisa dikatakan safety dibandingkan dengan treadmill.

Karena pada elipstical sudah tidah ada bounching pada bagian persendian pada ankle dan lutut.

Namun, tetap kecenderungan orang masih cedera pada bagian persendian tersebut yang diakibatkan dari power yang dikeluarkan bukan dari bounching yang dihasilkan.

Dalam penggunaannya, lebih banyak lower body yang bekerja karena tidak terjadi gerakan pada bagian upper body, biasanya tangan hanya berpegangan pada grip.

d.) Cross Trainer

Elliptical Cross Trainer (OB-1821)

Cara kerja alat ini seperti halnya jogging, namun pada alat ini upper dan lower body bekerja.

Dengan menggunakan alat ini…

Maka, adanya peristiwa gerakan menyilang antara kaki dan tangan sehingga dalam berlatih pun membuat kita lebih optimal.

Alat ini merupakan bentuk inovasi antara treadmill dan elliptical.

Sehingga menjadikan alat ini lebih perfek.

Karena sudah tidak menghasilkan bounching yang membuatnya lebih safety dibandingkan alat yang lain.

Selain itu, alat ini dapat melatih seluruh bagian tubuh secara menyeluruh.

Karena dalam gerakannya kaki dan tangan secara bersamaan bergerak secara cros…

Yang berefek pada seluruh tubuh dan semua gerakan yang terjadi dikeluarkan dengan power sendiri tanpa bantuan mesin.

Oleh sebab itu gerakan jogging yang terjadi berbeda dengan yang dihasilkan treadmill, karena dalam treadmill mesin yang bergerak.

Gerakan tangannya pun berbeda,.

Jika, dalam treadmill, tangan kita hanya sekedar mengayun.

Namun, pada crosstainer selain mengayun tangan juga menari sehingga merespon oto.

Referensi (Resource):

  • Mengenal beragam alat kardio – Reps Indonesia – Fitness & Healthy Lifestyle. Reps Indonesia. Published May 23, 2014. Accessed June 7, 2021. https://reps-id.com/mengenal-beragam-alat-kardio/
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

FREE DELIVERY

About 20Km

TRX ON DELIVERY

We Accept Debit Or Credit Card

24/7 WHATSAPP

About Services & Guarantee

CONTACT US

021 - 58357113

X