Your Cart

 #SehatTerusYuk bisa #BayarNanti

Hubungi Kami Sekarang : 021 – 58357113 atau via WhatsApp

Kenapa Hari ini Cuaca Panas sekali

Kenapa Hari ini Cuaca Panas sekali

Tanpa kita sadari bahwa kita berkeringat terus mengucur di seluruh tubuh kita.

Apakah teman-teman di rumah juga merasakan hal yang sama seperti kami?

Kalau sudah seperti ini bisa-bisa kipas angin atau AC menyala seharian.

Tak jarang kita jadi ingin mengonsumsi minuman dingin.

Kenapa beberapa hari ini terasa panas sekali ya?

Apakah Indonesia sudah masuk ke masa peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau?

Masyarakat di berbagai daerah mulai mengeluhkan cuaca panas dan sinar matahari yang lebih terih dari biasanya.

Tentunya, hal ini membuat kita kegerahan.

Tidak hanya di siang hari, terkadang saat malam tiba pun udara juga tak kunjung dingin.

Lalu, apa sebenarnya sedang terjadi? Apa benar ini adalah efek dari musim pancaroba?

Berdasarkan penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)!

Penyebab Cuaca Terik

Penyebab Cuaca Terik di Siang Hari maupun Malam HariDilansir dari Kompas.com, cuaca terik biasanya terjadi karena suhu udara yang tinggi dan kelembapan udara rendah.

Biasanya kondisi itu terjadi saat langit cerah dan kurangnya awan.

Sehingga pancaran dari sinar matahari langsung jadi lebih banyak yang diteruskan ke permukaan bumi.

Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh Bapak Herizal, Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Nah, berkurangnya tutupan awan tersebut terutama sedang terjadi di wilayah Indonesia bagian selatan.

Hal ini disebabkan di sana sedang memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.

Pantauan BMKG

Pantauan BMKG - Penyebab Cuaca Terik di Siang Hari maupun Malam HariBMKG ternyata telah memprediksi kondisi cuaca terik yang lebih dari biasanya ini.

Hal itu karena tampak ada pergerakan semu matahari dari posisi di atas khatulistiwa menuju belahan bumi utara.

Nah, transisi pergantian musim ditandai dengan mulai berembusnya angin timuran dari Benua Australia atau monsun Australia, terutama di wilayah bagian selatan Indonesia.

Embusan angin itu bersifat kering dan kurang membawa uap air. Makanya, pertumbuhan awan pun jadi terhambat.

Nah, cuaca terik yang kita rasakan itu karena kombinasi dari sedikitnya tutupan awan, suhu udara yang tinggi, dan kelembapan yang cenderung berkurang.

BMKG memprediksi, pada bulan Maret hingga April, suhu memang akan terus menghangat.

Suhu yang menghangat tersebut akan terjadi di sebagian besar wilayah di Indonesia. Wah, sepertinya kita harus siap-siap menyambut musim panas, nih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

FREE DELIVERY

About 20Km

TRX ON DELIVERY

We Accept Debit Or Credit Card

24/7 WHATSAPP

About Services & Guarantee

CONTACT US

021 - 58357113

X