Your Cart

 #SehatTerusYuk bisa #BayarNanti

Hubungi Kami Sekarang : 021 – 58357113 atau via WhatsApp

Cara Memilih Sepeda Fitness (Spinning Bike) Terlengkap

Banyak orang menggunakan sepeda fitness dengan berbagai tujuan, misalnya untuk diet, menaikkan massa otot atau untuk alasan kesehatan.

Tentu saja, produk sepeda fitness pun jenisnya banyak dan beragam.

Pertama-tama, kami akan menjelaskan secara detail poin-poin yang perlu diperhatikan saat memilih sepeda fitness.

Yuk, mari kita pilih produk sepeda fitness yang terbaik yang sesuai dengan kepribadian kita masing-masing.

1. Pilih bentuk sepeda fitness yang sesuai

Berdasarkian bentuknya, sepeda fitness dapat dibagi menjadi 4 tipe, yaitu tipe upgright, recumbent, folding, dan spin bike.

Setiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dan tujuan pemakaiannya pun berbeda.

Pilihlah sepeda fitness yang paling cocok dengan kebutuhan kamu.

a.) Tipe upright (Layaknya sepeda biasa)

Cara Memilih Sepeda Fitness (Spinning Bike) | OB Fit Bandung

Tipe upgright merupakan tipe yang dapat kamu gunakan seperti menggunakan sepeda biasa. Tipe ini sangat cocok untuk pemula dan harganya cukup terjangkau.

Tipe ini bisa dikatakan sebagai tipe paling umum untuk sepeda fitness.

Beban latihan tipe ini tergolong ringan sehingga kurang cocok bagi Anda yang menginginkan olahraga berat, tetapi tipe ini sangat cocok untuk Anda yang sedang diet.

Dengan tipe ini Anda bisa melakukan latihan aerobik dalam jangka waktu lama sehingga kaki, perut dan pinggan bisa menjadi lebih ramping.

kamu juga bisa menyesuikan posisi tangan dan dudukan agar lebih nyaman.

b.) Tipe recumbent (Mudah memposisikan tubuh dengan nyaman)

Cara Memilih Sepeda Fitness (Spinning Bike) | OB Fit Bandung

Recumbnent berarti berbaring. Sesuasi artinya, Anda dapat duduk pada sepeda fitness dengan posisi berbaring karena adanya sandara di bagian belakang.

Anda dapat berlatih dengan posisi berbaring / setengah berbaring sambil mengayuh pedal sepeda fitness ke depan.

Karenanya, Anda dapat berlatih dalam waktu lama dengan beban lebih ringan pada pinggang.

Untuk Anda yang memiliki masalah nyering punggung atau stamina rendah dapat mencoba tipe ini.

Tidak hanya itu, tipe ini jgua direkomendasikan untuk kamu8 yang ingin memperbaiki staminan tubuh dan meningkatkan kerja jantung.\

Kelemahnnya, tipe ini memilik ukurang yang cukup besar dan berat sehingga memakan lebih banyak ruang.

Namun, disamping itu tipe ini lebih stabil sehingga sering digunakan di tempat rehabilitasi dan lain-lain.

c.) Tipe Folding (Dapat digunakan di mana pun)

Tipe folding sesuai namanya dapat dilipat dan dipakai di mana pun dan kapan pun Anda butuhkan.

Banyak produk dari tipe ini yang memiliki harga terjangkau. Strukturnya pun cukup simpel dan ringan.

Anda dapat melakukan latihan kapan pun dan cocok untuk Anda yang ingin latihan untuk tujuan kesehatan.

Namun, karena posisi dudukan atau sadelnya cukup tinggi, tipe ini kurang stabil bila dibandingkan yang lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu memiliki kaki yang cukup kuat untuk menggunakan tipe folding ini.

d.) Tipe Spin Bike

Cara Memilih Sepeda Fitness (Spinning Bike) Terlengkap

Tipe spin bike merupakan tipe yang digunakan seperti sepeda tipe sport.

Anda harus mencondongkan tubuh Anda ke depan saat menggunakan sepeda ini.

Tipe ini memiliki ciri khas roda yang besar dan berat sehingga beban di kaki lebih berat. Anda dapat menggunakannya untuk latihan full training.

Tipe ini juga memiliki ketahanan yang baik sehingga cocok untuk Anda yang menginginkan latihan berat seperti HIIT (High-Intensity Interval Training).

Jadi, tipe ini diperuntukkan para profesional dan tidak dianjurkan untuk pemula.

Beli Home Gym di Bandung, Jawa Barat

2. Mengecek beban pada sepeda fitness

Sepeda fitness bekerja dengan memberikan beban latihan berdasarkan berat pedal saat dikayuh. Anda juga bisa menyesuaikan beban yang diinginkan.

Terdapat  4 jenis metode untuk menyesuaikan berat beban yang Anda inginkan. Kali ini, mari kita simak satu persatu keempat metode tersebut.

a.) Sepeda fitness tipe Belt

Cara Memilih Sepeda Fitness (Spinning Bike) | OB Fit Bandung

Sepeda fitness tipe belt menggunakan sabuk khusus yang dikaitkan pada roda sehingga memberikan beban pada kaki setiap kali kita mengayuh pedal.

Meskipun harganya cukup terjangkau dan bebannya lebih ringan, tetapi Anda hampir tidak bisa mengatur beban yang diinginkan pada sepeda fitness tipe ini.

Tipe ini juga kurang cocok jika Anda menginginkan olahraga berat, tetapi lebih cocok jika Anda ingin berolarahga hanya untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sepeda fitness tipe ini juga tidak menggunakan listrik sama sekali sehingga lebih hemat listrik.

Namun karena digunakan secara terus menerus, sabuk pada sepeda dapat mengendor sehingga harus diganti yang baru secara reguler.

Selain itu, tipe ini juga dapat menimbulkan suara yang cukup keras. Ya, sayangnya tipe ini mulai jarang dijual pada saat ini.

b.) Sepeda Fitness tipe Magnet

Sepeda fitness tipe ini menghasilkan beban dari daya magnet yang ada pada roda. Banyak sepeda fitness jenis upright yang dioperasikan dengan sistem beban magnet ini, sehingga harganya pun cukup terjangkau dan mudah didapat.

Namun, ada sepeda fitness magnet yang memerlukan listrik dan tidak memerlukan listrik sehingga Anda harus mengecek dengan teliti sebelum membeli.

Kelebihan lainnya, sepeda fitness tipe ini lebih tidak berisik karena magnet tidak langsung menyentuh roda. Namun, kekurangannya sepeda jenis ini hanya bisa digunakan sekitar 30 menit dan bebannya ringan.

Jadi, sepeda fitness tipe magnet kurang cocok untuk olahraga berat, tetapi untuk Anda yang hanya berolahraga untuk tujuan kesehatan, Anda patut mencobanya.

c.) Sepeda Fitness Elektromagnetik

OB-6233/6234 Sepeda Magnetic Mini Bike

 

Sebagai pengganti magnet, sepeda jenis ini menggunakan daya elektromagnetik untuk menambahkan beban pada roda dan pedal. Pengaturan bebannya pun lebih banyak daripada tipe magnet.

Anda juga dapat menggunakan sepeda fitness jenis ini secara terus-menerus hingga 100 menit. Jadi, bisa dikatakan tipe inilah yang paling cocok untuk Anda yang sedang diet.

Sepeda fitness tipe elektromagnetik paling banyak digunakan di gym, dan untuk penggunaan di rumah pun cukup baik karena bahan yang digunakan tergolong berkualitas walau harganya lebih mahal. Namun, perlu dicatat sepeda fitness tipe ini memerlukan daya listrik saat digunakan.

d.) Sepeda Fitness dengan daya gesek untuk olahraga berat

Metode penambahan berat ini banyak digunakan pada sepeda fitness jenis spin bike, dimana setiap gerakan pedal akan menyentuh rem sehingga menimbulkan beban yang berat.

Sepeda fitness dengan daya gesek ini memiliki beban cukup berat dan dapat digunakan dalam waktu lama sehingga cocok untuk Anda yang ingin berolahraga berat. Selain itu, suara yang dihasilkan pun relatif pelan sehingga Anda tidak perlu khawatir menggunakannya kapan pun.

Memilih sepeda fitness dengan ukuran yang sesuai

Meskipun Anda membeli sepeda fitness dengan harga mahal dan kualitas baik, jika ukurannya tidak sesuai dengan ukuran badan Anda, hasil yang didapatkan pun tidak akan maksimal.

Oleh karena itu, berikut ini kami akan menjelaskan cara memilih ukuran yang sesuai. Mari mengecek dengan baik sebelum membeli.

a.) Pilih yang dapat disesuaikan dengan tinggi badan Anda

Salah satu hal yang penting untuk diperhatikan adalah apakah sadel sepeda fitness dapat disesuaikan dengan tinggi badan. Ketika Anda mengayuh pedal dan memposisikannya di posisi paling bawah, Anda bisa mengukur tinggi sadel yang sesuai dengan tinggi badan.

Jika posisi sadel tidak sesuai tinggi badan, beban yang diberikan sepeda fitness tidak akan maksimal, terkadang lutut pun bisa cedera. Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah sepeda fitness dengan pedal yang bisa disesuaikan.

Untuk pemula, disarankan menggunakan rumus berikut untuk menghitung tinggi sadel yang tepat:

  1. Ketinggian dari tanah hingga ke sadel = panjang kaki sampai selangkangan x 0,85 + 24 cm.

Panjang kaki sampai selangkangan x 0,85 merupakan cara untuk menghitung tinggi dari poros rotasi pedal ke sadel yang pas.

Pada sepeda fitness, jarak dari tanah ke poros rotasi pedal (kira-kira 24 cm) sudah termasuk ke dalam perhitungan tinggi sadel sehingga digunakanlah rumus tadi.

Sadel yang baik dapat diposisikan depan belakang

Tidak hanya untuk ketinggian, mengecek apakah sadel bisa diposisikan ke depan dan ke depan juga sangat penting. Hal ini bertujuan agar posisi lutut tidak terlalu ke depan, dengan begitu beban pada lutut akan berkurang dan akan meningkatkan kekuatan otot pinggul.

Beli Sepeda Statis di Bandung, Jawa Barat

Promo

Chat kami lebih lanjut via Whatsapp atau Telepon ya!

Promo Alat Fitness di OB Fitness Health (Kredivo, Indodana, Home Credit, Tanpa Kartu Kredit)OB Fitness & Health adalah salah satu grup PT. OB Furni Interindo yang telah beroperasi sejak tahun 1990.

Dan saat ini, kami memiliki lebih dari 50 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk OB Fit Surabaya.

Kami adalah salah satu cabang pemimpin pasar dalam penyediaan peralatan dan layanan kebugaran di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Untuk kalian yang tinggal dekat Surabaya atau tempat terdekatnya yang sedang mencari alat olahraga fitness seperti:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

FREE DELIVERY

About 20Km

TRX ON DELIVERY

We Accept Debit Or Credit Card

24/7 WHATSAPP

About Services & Guarantee

CONTACT US

021 - 58357113

X